Sugiono Hadiri Pertemuan Khusus Menlu di ASEAN, Bahas Situasi Timur Tengah

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menlu, Sugiono, menghadiri pertemuan khusus para menteri luar negeri negara anggota ASEAN. Pertemuan itu membahas perkembangan situasi di Timur Tengah, serta dampaknya bagi kawasan Asia Tenggara.

Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan pertemuan tersebut berlangsung secara virtual pada Jumat (13/3) siang.

“Dapat kami sampaikan bahwa Pak Menlu telah menghadiri pertemuan secara virtual Special ASEAN Foreign Ministers Meeting on the situation in the Middle East tadi siang,” kata Yvonne dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/3).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Menlu Filipina, Enrique Manalo, selaku Ketua ASEAN tahun ini. Pembahasan secara khusus meliputi dampak konflik yang terjadi di Timur Tengah.

“Secara khusus membahas dampak situasi dan kondisi yang saat ini sedang terjadi di kawasan Timur Tengah, khususnya dampak terhadap kawasan ASEAN termasuk keselamatan warga negara ASEAN di kawasan, serta potensi dampak ekonominya, khususnya terhadap pasokan energi tentu saja,” tutur Yvonne.

Dalam pertemuan itu, Sugiono juga menyampaikan sejumlah pandangan terkait upaya meredakan ketegangan.

“Menlu RI menyampaikan sejumlah hal, pada umumnya mendorong deeskalasi dan pentingnya menegaskan kembali pentingnya ASEAN untuk terus memperkuat koordinasi, dan juga regional resilience dalam menghadapi konflik yang terjadi,” ungkap Yvonne.

Selain itu, Indonesia juga mendorong kerja sama antarnegara ASEAN dalam membantu warga negara masing-masing di wilayah terdampak konflik.

“Menlu RI juga mendorong kerja sama dan evakuasi dan bantuan kekonsuleran antarwarga ASEAN di wilayah yang terkena dampak dari konflik tersebut,” ujarnya.

Menurut Yvonne, secara umum negara-negara ASEAN memiliki pandangan yang sama terkait perlunya meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

“Intinya secara umum, semua negara ASEAN juga mendorong deeskalasi dan membahas mengenai upaya-upaya yang dapat dilakukan terkait dampaknya bagi kawasan ASEAN jika eskalasi ini terus meningkat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budiman: Sekolah Rakyat Strategi Putus Rantai Kemiskinan
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
KPK Ungkap Peran Gus Alex Eks Stafus Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
• 23 jam laludetik.com
thumb
Puasa Makin Cepat Jelang Akhir Ramadhan 2026, Ini Penjelasan Ilmiahnya
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League
• 13 jam lalubola.com
thumb
Polres Malang musnahkan 1.659 botol miras hasil Operasi Pekat Semeru
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.