JAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki harta kekayaan sebesar Rp12 miliar.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), besaran harta itu dilaporkan Syamsul pada 19 Januari 2026.
Dilihat dari laman elhkpn.kpk.go.id pada Sabtu (14/3/2026), Syamsul tercatat memiliki dua tanah bangunan yang berlokasi di Cilacap, Jawa Tengah, dengan total senilai Rp8.150.000.000.
Baca Juga: KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Selain tanah dan bangunan, ia juga tercatat memiliki dua kendaraan roda empat atau mobil senilai Rp1.400.000.000.
Dua mobil tersebut rinciannya, Toyota Mini Bus Tahun 2021 senilai Rp900.000.000 dengan keterangan hibah tanpa akta, dan Toyota SUV tahun 2024 senilai Rp500.000.000 yang merupakan hasil sendiri.
Bupati Cilacap itu juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya Rp360.000.000, kas dan setara kas Rp1.295.400.782, harta lainnya sebesar Rp1.050.000.000, serta utang Rp215.610.000.
Sehingga jika ditotal, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman tercatat memiliki kekayaan sebanyak Rp12.039.790.782 (Rp12 miliar).
Bupati Cilacap terjaring OTT KPK
KPK menggelar operasi tangkap tangan atau OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026).
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- kpk
- bupati cilacap
- syamsul auliya rachman
- ott bupati cilacap
- harta kekayaan bupati cilacap
- bupati cilacap terjaring ott




