Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Sabtu.
Dikutip dari laman BMKG di Jakarta, prakirawan Ranika menerangkan daerah konvergensi memanjang dari Selat Malaka hingga Sumatera Barat, dari Kepulauan Riau hingga Kepulauan Bangka Belitung, dan dari Lampung hingga Laut Jawa bagian tengah.
Kondisi serupa juga terpantau dari Kalimantan Tengah hingga Selat Makassar, dan dari Sulawesi Tenggara hingga Laut Banda bagian barat.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi.
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Ambon dan Jayawijaya.
Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Semarang, Surabaya, dan Banjarmasin.
Selain itu di Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor, Denpasar, Kupang, Makassar, Palu, Mamuju, Kendari Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.
Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pontianak, dan Mataram.
Sebelumnya pada Kamis (12/3), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi pada saat masa Lebaran 2026.
Dalam amanatnya, Kapolri mengingatkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa kondisi cuaca pada saat arus mudik Lebaran 2026 akan dalam kondisi berawan hingga hujan lebat.
"Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.
Dikutip dari laman BMKG di Jakarta, prakirawan Ranika menerangkan daerah konvergensi memanjang dari Selat Malaka hingga Sumatera Barat, dari Kepulauan Riau hingga Kepulauan Bangka Belitung, dan dari Lampung hingga Laut Jawa bagian tengah.
Kondisi serupa juga terpantau dari Kalimantan Tengah hingga Selat Makassar, dan dari Sulawesi Tenggara hingga Laut Banda bagian barat.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi.
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Ambon dan Jayawijaya.
Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Semarang, Surabaya, dan Banjarmasin.
Selain itu di Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor, Denpasar, Kupang, Makassar, Palu, Mamuju, Kendari Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.
Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pontianak, dan Mataram.
Sebelumnya pada Kamis (12/3), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi pada saat masa Lebaran 2026.
Dalam amanatnya, Kapolri mengingatkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa kondisi cuaca pada saat arus mudik Lebaran 2026 akan dalam kondisi berawan hingga hujan lebat.
"Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.





