Tren Mudik dengan Angkutan Umum Meningkat, Kualitas Harus Diperhatikan

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pakar lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Hefni Effendi mengusulkan adanya peningkatan layanan transportasi massal untuk mudik lebaran. Hal tersebut penting untuk meningkatkan minat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.

Dia menjelaskan, selain mengurangi kemacetan, transportasi massal juga penting mengurangi emisi selama mudik lebaran. Menurutnya, peningkatan kualitas mencakup ketepatan waktu, kenyamanan, keamanan, hingga perluasan tujuan perjalanan.

"Penyediaan fasilitas ini bisa didorong dengan pemberian insentif kepada penyelenggara angkutan massal, baik BUMN maupun swasta," kata Hefni, dalam keterangan resminya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Baca Juga :

459.570 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek di H-10 hingga H-8 Idulfitri
Selain pencemaran udara, aktivitas perjalanan mudik juga berpotensi meningkatkan volume limbah padat, terutama dari penggunaan kemasan sekali pakai selama perjalanan.

"Untuk itu, Prof Hefni mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai (throw away packing) dan mulai beralih pada kemasan yang dapat digunakan kembali," katanya.

Kesiapan Angkutan Lebaran


Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Sementara itu, untuk Angkutan Lebaran 2026, pemerintah telah menyiapkan berbagai moda transportasi yang terdiri atas 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api.

Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan program mudik gratis melalui moda transportasi darat, laut, dan kereta api yang ditargetkan melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa mobil pribadi diprediksi masih menjadi pilihan utama dengan 76,24 juta pemudik, disusul sepeda motor dan bus.

Tren Positif

Melihat data pada tahun 2025, pengguna angkutan umum pada masa Angkutan Lebaran 2025 (21 Maret - 11 April 2025) tercatat mengalami kenaikan 8,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy). Total pengguna angkutan umum pada masa angkutan lebaran 2025 mencapai 27.505.543 penumpang, naik dibanding masa angkutan lebaran 2024 sebanyak 25.349.916 penumpang.

Adapun rinciannya sebagai berikut:
  • Moda Angkutan Jalan sebanyak 5.531.198 penumpang, naik 19,88% dari 2024 yaitu 4.614.068 penumpang;
  • Moda Kereta Api sebanyak 8.293.362 penumpang, naik 3,24% dari 2024 yaitu 8.033.040 penumpang;
  • Moda Angkutan Laut sebanyak 2.248.646 penumpang, naik 21,19% dari 2024 yaitu 1.855.544 penumpang;
  • Moda Angkutan Udara sebanyak 5.608.370 penumpang, naik 0,56% dari 2024 yaitu 5.576.737 penumpang;
  • Moda Penyeberangan sebanyak 5.823.967 Penumpang, naik 10,5% dari 2024 yaitu 5.270.527 penumpang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Metro Gelar Night Run, Dorong Generasi Muda Beraktivitas Positif
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Siagakan Layanan Khusus Sambut Kepulangan Pekerja Migran Saat Mudik Lebaran 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Tansformasi BTN, Ekspansi Operasional Kredit hingga Modernisasi Kantor Cabang
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dukung RUU PPRT, Banyu Biru Djarot Sebut Negara Harus Hadir Melindungi PRT
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Pengamat Soroti Pentingnya Regulasi Perampasan Aset Tanpa Pidana
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.