Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menargetkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan sampah nasional, yakni mencapai minimal 53 persen pada 2026.
"Capaian pengelolaan sampah kita saat ini baru sekitar 24 persen. Pada tahun 2026, kita menargetkan minimal 53 persen. Syukur-syukur bisa mencapai target nasional sebesar 63 persen, meskipun itu tidak mudah," ujar Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH) Hanif Faisol Nurofiq, Kamis (12/3/2026), seperti dilansir Antara.
Advertisement
Dalam pernyataannya ia menyebutkan target tersebut merupakan bagian dari agenda nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029.
Selain itu, target tersebut juga sebagai pelaksanaan atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah di Indonesia.
Hanif menyebutkan capaian target 53 persen menjadi upaya perbaikan tata kelola sampah secara nasional.
Hingga saat ini, kata Hanif, pemerintah terus berusaha mendekati target nasional tersebut, bahkan membuka peluang capaian di kisaran 57 persen.
"Apabila berbagai langkah percepatan dapat dijalankan secara konsisten oleh pemerintah pusat dan daerah," kata Hanif.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat dilakukan dengan peningkatan fasilitas pengolahan sampah, penguatan sistem daur ulang, serta edukasi publik mengenai pemilahan sampah dari sumbernya.
Keberhasilan target ini bergantung pada komitmen dan konsistensi bersama dalam menerapkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.




