Tongtek Sahur di Pati Bentrok, 1 Remaja Tewas

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Kegiatan membangunkan sahur atau tongtek yang dilakukan oleh sejumlah remaja di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (12/3/2026) dini hari berujung bentrok. Satu remaja berinisial FD (18) tewas dalam insiden tersebut.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang warga berinisial LR (31) sekitar pukul 03.00 WIB.

Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Setelah menerima laporan, anggota piket Unit Reskrim langsung menuju lokasi serta mendatangi korban di RSUD Kayen untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan awal," kata AKP Parsa dalam keterangannya, Kamis (12/3).

Berdasarkan keterangan awal saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIB ketika korban berinisial FD (18) bersama 15 temannya berangkat mengikuti kegiatan tongtek dari wilayah Talun Lor.

Saat rombongan melintas di sekitar Masjid Al-Rodhotul Muttaqin sekitar pukul 01.30 WIB, mereka bertemu dengan kelompok pemuda dari Talun Kidul yang jumlahnya diperkirakan sekitar 20 orang.

Menurut AKP Parsa, situasi memanas ketika salah satu pemuda dari kelompok tersebut memancing keributan. Alhasil, terjadi pengeroyokan.

"Korban kemudian mendekati kelompok itu sendirian. Lalu diduga langsung ditendang hingga terjatuh dan dikeroyok secara bersama-sama," ungkapnya.

Dari keterangan sementara, beberapa pelaku diduga membawa senjata tajam. Korban kemudian mengalami luka bacok di bagian dada, ketiak tangan kanan, serta telapak tangan kiri. Setelah kejadian, korban sempat berjalan menghampiri teman-temannya sambil memegangi bagian dada yang terluka.

Korban kemudian dibawa oleh rekannya berinisial AR (19) menuju RSUD Kayen menggunakan sepeda motor. Namun, sekitar pukul 02.10 WIB kondisi korban sudah kritis.

"Sekitar pukul 02.40 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi,” ucap Karsa.

Polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang terdapat noda darah serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan, di antaranya IS (16) dan AFF (16).

"Tim kami saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pati, termasuk Unit Jatanras dan Resmob. Itu kami lakukan untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Lagi Polisi Berkasus Narkoba Dapat Jatah Bandar, Proses Pidana Dinanti
• 2 jam lalukompas.com
thumb
DPR Sahkan RKA 2027, Targetkan Transformasi Jadi Lembaga Demokratis & Akuntabel
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Tok! DPR Sahkan Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Mojtaba Khamenei Tolak Buka Selat Hormuz, Siap Buka Medan Perang Baru
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
3 Pemain Dewa United yang Bisa Memberi Efek Kejut Manila Digger di Leg 2 Perempat Final AFC Challenge League 2025/2026
• 16 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.