TABLOIDBINTANG.COM - Dokter Kamelia akhirnya mendapat jawaban atas surat yang disebut-sebut dikirim oleh Ammar Zoni. Menurut Kamelia, Ammar sendiri telah menegaskan bahwa surat tersebut bukan berasal darinya. Ia menilai informasi yang beredar di publik tidak sesuai dengan fakta.
"Yang pastinya Bang Ammar sudah bilang kalau surat itu bukan dari dia. Ya kan? Nggak ada ya," kata Kamelia, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/3).
Pada kesempatan itu, Kamelia mengungkapkan bahwa dirinya menerima serangkaian teror dari orang tak dikenal. Teror tersebut membuat Kamelia tertekan hingga akhirnya memutuskan untuk buka suara di media sosial.
"Saya tertekan, diteror tiap hari, satu keluarga saya ditelepon. Jadi makanya saya serahkan semua ke PH (pensehat hukum) saya aja biar tindak lanjutin," kata Kamelia.
Dokter Kamelia memilih menyerahkan penanganan persoalan ini kepada tim kuasa hukumnya. Ia merasa langkah tersebut menjadi cara paling tepat agar masalah dapat diselesaikan secara hukum.
"Jadi sebenarnya aku tuh tiap hari diteror. Terus udah aku kuasakan ke kuasa hukum saya untuk menindaklanjutinya. Jadi aku nggak bisa ngomong banyak dulu, nanti tanya sama PH aku," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan langkah hukum selanjutnya terkait persoalan tersebut, Kamelia mengatakan dirinya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh. Ia berencana terlebih dahulu berkonsultasi dengan kuasa hukumnya sebelum mengambil keputusan.
"Ya kalau hukum aku nggak ngerti, tanya PH. Paling nanti kan aku konsultasi lagi ke PH, gimananya ke depannya gitu. Kan belum putusan juga ya, belum final ini," jelasnya.
Meski sempat berbincang dengan Ammar di area pengadilan, Kamelia mengaku tidak terlalu mempermasalahkan isu putus hubungan yang sempat ramai dibicarakan. Ia lebih fokus pada upaya mengatasi tekanan yang dialami dirinya dan keluarga.




