Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Donald Trump: Mereka Tak Pantas

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mulai mempertanyakan apakah tim nasional sepak bola Iran seharusnya tetap mengikuti Piala Dunia FIFA 2026.

Hal itu disampaikan Trump pada Rabu (11/3/2026) waktu setempat, sehari setelah pemerintah Iran menyatakan kemungkinan menarik diri dari turnamen tersebut menyusul konflik dengan AS.

Melalui media sosial, Trump menyebut tim nasional Iran sebenarnya dipersilakan tampil di Piala Dunia. Namun menurutnya, dalam situasi saat ini kehadiran tim tersebut dinilai tidak tepat.

“Tim nasional sepak bola Iran memang dipersilakan mengikuti Piala Dunia, tetapi menurut saya mereka tidak pantas berada di sana, demi keselamatan hidup mereka sendiri,” tulis Trump seperti dikutip Iran Insight, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan tersebut memicu berbagai tafsir di media sosial. Sebagian pengguna mempertanyakan apakah Trump merujuk pada keamanan tim Iran saat bepergian ke AS atau selama mengikuti turnamen. Beberapa pihak bahkan menilai pernyataan itu sebagai ancaman terselubung.

Komentar Trump muncul sehari setelah Gianni Infantino Presiden FIFA mengatakan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Trump terkait partisipasi Iran dalam turnamen sepak bola terbesar dunia itu. Infantino menyebut Trump sebelumnya telah memberikan jaminan bahwa tim Iran tetap dapat masuk dan bertanding di AS.

Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan tiga negara tuan rumah, yaitu AS, Kanada, dan Meksiko.

Dalam undian fase grup, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Tim tersebut dijadwalkan menjalani laga perdana melawan Selandia Baru di Inglewood, California pada 15 Juni, kemudian menghadapi Belgia pada 21 Juni, dan menutup fase grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Namun di tengah meningkatnya ketegangan politik, Ahmad Donyamali Menteri Olahraga Iran menyatakan tim nasional Iran kemungkinan tidak akan mengikuti turnamen tersebut.

“Dengan mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam kondisi apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia,” ujarnya dalam siaran televisi pemerintah Iran.

Sebelumnya, Iran telah memilih Kino Sports Complex di Tucson, Arizona sebagai lokasi base camp tim selama Piala Dunia. Persiapan tersebut bahkan telah dilakukan lebih dari 18 bulan. Jika Iran benar-benar mundur, rencana itu termasuk aktivitas ekonomi yang terkait di wilayah Arizona menjadi tidak pasti.

Berdasarkan regulasi FIFA, tim yang mengundurkan diri paling lambat 30 hari sebelum pertandingan pertama dapat dikenai denda minimal 250.000 franc Swiss atau sekitar 320.800 dolar AS. Selain itu, sanksi tambahan juga bisa dijatuhkan, termasuk larangan mengikuti kompetisi mendatang atau digantikan oleh tim nasional lain. (bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Pasar Tradisional Bintan Masih Stabil
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
H-9 Lebaran, volume penumpang kereta api capai 37 ribu
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Gus Yaqut Belum Hadir, Pengacara Singgung Ucapan Deputi KPK Bikin Ragu
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Roy Suryo Respons Resmon Sianipar Ajukan Restorative Justice Kasus Ijazah Palsu Jokowi : Kami tak Mundur
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pria di Batam Bunuh Mantan Kekasih Sesama Jenis! Pergoki Korban Berpelukan Pacar Baru, Cemburu, lalu Habisi Gunakan Kayu
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.