Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet menunaikan zakat di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) sebagai keteladanan publik.
  • Ketua Baznas menyatakan keteladanan pemimpin efektif memicu partisipasi publik dibandingkan sosialisasi konvensional.
  • Baznas sementara menghimpun Rp6 triliun pada Ramadan dan menargetkan total penghimpunan zakat nasional Rp60 triliun.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih resmi menunaikan kewajiban zakat mereka melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Langkah ini bukan sekadar menjalankan rukun Islam, melainkan sebuah pernyataan politik dan ekonomi yang kuat.

Di tengah upaya pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, keteladanan dari pucuk pimpinan negara diharapkan mampu memicu gelombang partisipasi publik, terutama dari kalangan kelas menengah dan pengusaha di kota-kota besar Indonesia.

Efek Keteladanan Pemimpin Lebih Ampuh dari Kampanye

Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, yang hadir langsung di Istana Negara menyambut positif langkah proaktif Presiden dan jajarannya.

Menurutnya, kehadiran figur-figur kunci pemerintahan dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi negara memberikan dampak psikologis yang jauh lebih besar bagi masyarakat dibandingkan metode sosialisasi konvensional.

“Alhamdulillah hari ini, 23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolik pembayar zakat Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran Kabinet,” ujar Sodik seusai acara penerimaan zakat tersebut.

Sodik menegaskan bahwa keterlibatan tokoh nasional adalah kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga filantropi Islam.

Dukungan ini dianggap sebagai modal sosial yang sangat berharga untuk mendongkrak angka penghimpunan zakat nasional yang terus tumbuh setiap tahunnya.

Baca Juga: Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional

“Hal ini memberikan poin yang luar biasa. Selain tentu saja penerimaan kami bertambah, yang lebih penting adalah dukungan morel,” kata Sodik.

Ia juga menambahkan hasil temuan internal yang menarik mengenai perilaku muzakki (pembayar zakat) di Indonesia.

“Para tokoh dan pejabat memberikan zakatnya kepada Baznas. Survei kami menunjukkan pembayaran pemimpin-pemimpin, pembayaran tokoh-tokoh itu lebih efektif dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan,” jelasnya.

Tren Positif Ramadhan dan Ambisi Rp60 Triliun

Ramadhan 2026 menjadi momentum krusial bagi Baznas. Dengan jaringan yang luas mencapai 746 unit pengelola zakat di seluruh penjuru tanah air, Baznas melaporkan bahwa arus dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mengalir deras.

Meskipun data akhir masih dalam proses sinkronisasi dari berbagai daerah, indikator awal menunjukkan angka yang fantastis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wacana Defisit APBN di Atas 3 Persen Mencuat, Said Abdullah: Pemerintah Belum Sampaikan ke DPR
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo: Krisis Melanda Banyak Negara, Rakyat Harus Tenang!
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Hari Pertama Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Ungkap Arus Lalin Terkendali
• 3 jam laludetik.com
thumb
Bahlil Tengah Kaji Kebijakan untuk Menghemat BBM
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Annisa Hadiyanti Ingin Nussa Rara Tetap Dicintai, Jadi Amal Jariyah
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.