Muncul Pertama di Publik, Apa Pesan di Balik Pernyataan-Pernyataan Tajam Pemimpin Iran Mojtaba?

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Pemimpin Iran yang baru, Ayatollah Majid Khamenei, dalam pernyataan pertamanya sejak menjabat, menggambarkan fase mendatang di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel, dengan menetapkan prioritas dalam negeri Iran dan arah konfrontasi militer di kawasan tersebut.

Poin-poin tersebut disiarkan melalui televisi Iran dalam bentuk tertulis, pada pukul 07.00. Pernyataan tersebut disampaikan dalam situasi sensitif yang dialami Iran setelah pembunuhan pemimpin sebelumnya Ali Khamenei dan meningkatnya konfrontasi militer.

Baca Juga
  • Diakui Militer Dunia, Ini Tabir 'Bapak Rudal’ Sosok Utama di Balik Dahsyatnya Senjata Iran
  • 2 Pesawat AS Jatuh di Irak dan Seperti Biasa Bantah Akibat Dirudal Iran, Padahal…
  • Duet Maut Hizbullah-Iran Bombardir Israel Jenius, Pakar Militer Sepakat Langkah Ubah Arah Perang

Pemimpin baru tersebut mencoba menggambarkan garis besar pengelolaan perang dan memperkuat posisinya dalam hierarki kekuasaan.

Direktur Kantor Aljazeera di Teheran, Nuruddin al-Daghir, mengatakan pernyataan Mojtaba Khamenei berusaha menentukan kerangka umum kebijakan Iran dalam fase perang Teheran memandang apa yang terjadi sebagai agresi Amerika-Israel.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dilansir Aljazeera, Jumat (13/3/2026), Al-Daghir mencatat pidato tersebut berisi pesan-pesan yang jelas kepada angkatan bersenjata mengenai sifat konfrontasi yang akan datang.

Salah satu poin penting dalam pernyataan tersebut adalah penegasan kelanjutan hubungan dengan apa yang disebut Teheran sebagai poros perlawanan.

Hal ini menandakan bahwa kebijakan regional Iran akan tetap berada dalam jalur yang telah ditetapkan pada masa pemimpin sebelumnya, menurut Al-Daghir.

Pernyataan tersebut juga menyinggung Selat Hormuz, di mana Pemimpin Tertinggi Iran menyerukan kepada angkatan bersenjata untuk melakukan segala upaya agar selat tersebut tetap tertutup.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos BTN Sampaikan 'Bocoran' Rencana Pembagian Dividen
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Akan Tegur Kantor di Jakarta yang Pakai Air Tanah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Hari Pertama Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Ungkap Arus Lalin Terkendali
• 5 jam laludetik.com
thumb
Hari Ini, Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Tuntutan Gratifikasi dan TPPU
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Pemutakhiran DTSEN Diminta Serius, Mendes Yandri: Kunci Bansos Tepat Sasaran dan Pembangunan Desa
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.