Becak Listrik dari Prabowo Buat Tukang Becak di Ngawi Tak Lelah Mengayuh Lagi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menarik becak telah menjadi aktivitas sehari-hari bagi Parno (68) sejak 1987. Sejak saat itu, becak kayuh (ontel) menjadi sarana andalannya untuk mencari nafkah.

Baginya, mengayuh becak ontel memang terasa ringan ketika usianya masih muda. Namun, pekerjaan tersebut kini terasa semakin berat seiring bertambahnya usia.

Parno mengatakan, mengayuh becak ontel terasa sangat melelahkan terutama ketika harus melalui jalan menanjak atau saat hujan turun. Dalam kondisi tersebut, ia kerap terengah-engah ketika mendorong becak dan harus bekerja dalam keadaan basah.

Tak hanya itu, Parno juga kerap menghadapi kendala teknis saat mengoperasikan becak kayuh, seperti ban kempis atau rantai yang putus.

"Susah mengayuh becak ontel, terutama ketika jalannya menanjak dan menurun karena saya memiliki penumpang untuk diangkut," ujar Parno ketika ditemui, Kamis (12/3).

Kini, ia tak perlu lagi menghadapi kendala-kendala tersebut setelah menerima becak listrik gratis. Menurutnya, becak listrik jauh lebih nyaman dan mudah dioperasikan, sehingga dapat menghemat tenaga saat mencari nafkah.

"Becak listrik ini beda banyak dibanding becak ontel. Tinggal gas, sehingga tidak perlu capek, tidak terengah-engah, dan tidak mandi keringat," imbuhnya.

Parno merupakan salah satu penarik becak lansia di Kabupaten Ngawi yang menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Pendopo Wedya Graha.

Program ini merupakan bentuk perhatian langsung Prabowo kepada para pekerja sektor informal yang selama ini menggantungkan penghasilan dari tenaga fisik. Becak listrik tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf hidup para penarik becak, tetapi juga meringankan beban fisik mereka saat bekerja.

Ungkapan syukur serupa juga disampaikan oleh Barwo (70), penarik becak lainnya di Ngawi.

Ia mengaku sangat senang menerima becak listrik tersebut karena tidak perlu lagi mengayuh dengan tenaga besar, terutama ketika melewati jalan menanjak. Sebelumnya, saat masih menggunakan becak kayuh, ia kerap mengalami sesak napas ketika bekerja.

"Becak listrik ini tinggal menyetir saja, tidak perlu mengayuh," tutur Barwo. "Jadi alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Prabowo atas becaknya. Tidak pakai uang, tidak pakai bayar, sudah tinggal pakai langsung, sudah enak," pungkas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Promo Belanja Ramadan 2026
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wardatina Mawa Minta Nafkah Iddah Rp100 Juta hingga Emas 45 Gram
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jelang Mudik Lebaran, Lalin di Kalimalang Ramai Lancar
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Dewas BPJS Apresiasi Layanan Kesehatan RS Bhayangkara Polda Jatim
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Kemnaker: 102.696 Orang Ikuti Program Magang Nasional sejak Oktober 2025
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.