Penjualan mobil nasional mencapai 147,6 ribu unit secara wholesales atau tumbuh 10 persen hingga Februari 2026.
IDXChannel – Penjualan mobil nasional mencapai 147,6 ribu unit secara wholesales atau tumbuh 10 persen hingga Februari 2026.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), realisasi ini setara 17,4 persen dari target penjualan mobil nasional yang ditetapkan untuk 2026.
Kinerja penjualan mobil di awal tahun ini sebagian besar ditopang oleh merek-merek di luar grup PT Astra International Tbk (ASII). Hal ini terlihat dari penjualan Astra yang relatif stagnan sepanjang Januari-Februari 2026.
Pertumbuhan penjualan Astra selama periode tersebut sepenuhnya ditopang oleh merek Daihatsu yang mencatatkan kenaikan 18 persen YoY. Sebaliknya, penjualan merek Toyota dan Lexus justru turun 8 persen YoY.
Dengan kondisi tersebut, pangsa pasar Astra di pasar mobil domestik turun menjadi 49,4 persen pada dua bulan pertama 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih berada di level 54,4 persen.
Sementara itu, di antara merek-merek Jepang kompetitor ASII mencatatkan pertumbuhan penjualan yang cukup solid. Penjualan Mitsubishi Motors meningkat 18 persen YoY, sedangkan Suzuki melonjak 28 persen YoY sepanjang Januari-Februari 2026.
Dari sisi produsen mobil asal China, kinerja penjualan juga menunjukkan tren yang beragam. Penjualan BYD dan Denza melonjak signifikan hingga 195 persen YoY selama dua bulan pertama 2026. Sebaliknya, penjualan Wuling dan Chery masing-masing turun 13 persen dan 14 persen YoY.
Di luar merek-merek utama tersebut, kelompok merek lain yang masuk kategori others justru mencatatkan pertumbuhan penjualan yang sangat tinggi hingga 158 persen YoY. Ini mencerminkan semakin beragamnya pemain di pasar otomotif nasional.
Di segmen kendaraan roda dua, penjualan sepeda motor juga menunjukkan peningkatan meski relatif terbatas. Data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor domestik pada Februari 2026 mencapai 587 ribu unit, naik 1 persen YoY dan 2 persen MoM.
Secara kumulatif, penjualan sepeda motor selama dua bulan pertama 2026 mencapai 1,17 juta unit atau meningkat 2 persen YoY. Realisasi tersebut setara dengan sekitar 17,4-18,2 persen dari target penjualan sepeda motor nasional yang dipatok AISI untuk tahun ini.
Meski penjualan mobil domestik terlihat tumbuh solid, analis menilai, sebagian kenaikan tersebut dipengaruhi faktor musiman menjelang Lebaran.
Menurut Stockbit Jumat (13/3/2026), pembelian kendaraan menjelang libur Lebaran cenderung lebih terkonsentrasi pada Februari.
Sementara pada tahun lalu, pola pembelian menjelang Lebaran lebih tersebar antara Februari hingga Maret. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan penjualan mobil pada awal 2026 tampak lebih kuat secara tahunan.
(DESI ANGRIANI)





